Algoritme Diagnosis dan Tatalaksana
Unit Kerja Koordinasi Gastroenterologi–Hepatologi, Ikatan Dokter Anak Indonesia. Atresia Bilier: algoritme diagnosis dan tatalaksana. Versi 1.0 [Internet]. Jakarta: Ikatan Dokter Anak Indonesia; 2026. Tersedia dari: https://pegasus-gh.org/rekomendasi/atresia-bilier
Ikterus menetap >2 minggu
Feses akolik · urin gelap · hepatomegali
Jangan dianggap ikterus fisiologis
Bilirubin total dan direk
Direk >1 mg/dL = abnormal
AST/ALT · GGT · albumin · PT/INR · glukosa
USG hepatobilier oleh operator berpengalaman
Morfologi kandung empedu · triangular cord · anomali vaskular
USG normal tidak menyingkirkan atresia bilier
Rujuk pusat hepatobilier
Jangan menunda untuk pemeriksaan berulang yang tidak menentukan
Evaluasi penyebab kolestasis lain
Infeksi · metabolik · genetik · struktural
Biopsi hati bila diperlukan
Kolangiografi intraoperatif = standar konfirmasi
Portoenterostomi Kasai sedini mungkin
Ideal sebelum usia 60 hari
Optimasi nutrisi · vitamin A, D, E, K · surveilans kolangitis
Drainase adekuat
Monitoring pertumbuhan, bilirubin, dan hipertensi portal
Tidak adekuat/progresif
Evaluasi transplantasi hati
Ringkasan ini tidak menggantikan penilaian klinis, pedoman lengkap, atau protokol lokal.
← Semua Rekomendasi