Hepatologi & Gastroenterologi

Atresia Bilier

Algoritme Diagnosis dan Tatalaksana

Bayi Kolestasis Rujukan Urgen
Sitasi Vancouver

Unit Kerja Koordinasi Gastroenterologi–Hepatologi, Ikatan Dokter Anak Indonesia. Atresia Bilier: algoritme diagnosis dan tatalaksana. Versi 1.0 [Internet]. Jakarta: Ikatan Dokter Anak Indonesia; 2026. Tersedia dari: https://pegasus-gh.org/rekomendasi/atresia-bilier

Ditelaah Dewan Medis UKK GH Versi 1.0 Review berikutnya: 2028 ESPGHAN NASPGHAN NIH–NCBI
01

Kecurigaan Klinis

Ikterus menetap >2 minggu

Feses akolik · urin gelap · hepatomegali

Jangan dianggap ikterus fisiologis

02

Konfirmasi Kolestasis

Bilirubin total dan direk

Direk >1 mg/dL = abnormal

AST/ALT · GGT · albumin · PT/INR · glukosa

03

Evaluasi Segera

USG hepatobilier oleh operator berpengalaman

Morfologi kandung empedu · triangular cord · anomali vaskular

USG normal tidak menyingkirkan atresia bilier

Atresia bilier masih dicurigai?
YA

Rujuk pusat hepatobilier

Jangan menunda untuk pemeriksaan berulang yang tidak menentukan

TIDAK

Evaluasi penyebab kolestasis lain

Infeksi · metabolik · genetik · struktural

04

Konfirmasi Definitif

Biopsi hati bila diperlukan

Kolangiografi intraoperatif = standar konfirmasi

05

Tatalaksana

Portoenterostomi Kasai sedini mungkin

Ideal sebelum usia 60 hari

Optimasi nutrisi · vitamin A, D, E, K · surveilans kolangitis

Drainase adekuat

Monitoring pertumbuhan, bilirubin, dan hipertensi portal

Tidak adekuat/progresif

Evaluasi transplantasi hati

Usia tidak boleh menjadi alasan tunggal untuk meniadakan evaluasi bedah.
Referensi ringkas
  • Fawaz R, et al. JPGN. 2017;64:154–168.
  • Siddiqui AI, et al. StatPearls. Updated 2026.

Ringkasan ini tidak menggantikan penilaian klinis, pedoman lengkap, atau protokol lokal.

← Semua Rekomendasi